RSS

Bagaimana Shalat Wanita yang Suci dari Haidh pada Waktu ‘Ashar?

11 Mei

Syaikh Abdul Aziz bin Abdulloh bin Baz -rohimahulloh- pernah ditanya tentang shalatnya wanita yang sedang haidh;

Jika seorang wanita suci dari haidh pada waktu ‘Ashar atau ‘Isya, apakah dia juga harus shalat Zuhur (bersama shalat ‘Ashar) dan shalat Maghrib (bersama shalat ‘Isya), dengan dasar bahwa masing-masing shalat tersebut dapat di jama’?

Jawab:

Jika seorang wanita suci dari haidh atau nifas pada waktu ‘Ashar maka dia wajib melakukan shalat Zuhur dan ‘Ashar sekalian menurut pendapat yang paling shahih dari dua pendapat ulama, karena waktu kedua shalat tersebut pada saat terhalang adalah satu (sama *red) seperti musafir atau orang sakit dan si wanita tersebut ma’zur (berhalangan) karena belum datangnya masa suci, demikian juga jika dia suci pada waktu Isya maka wajib baginya shalat Maghrib dan ‘Isya dengan Jama’ sebagaimana yang terdahulu, dan untuk hal ini sejumlah Sahabat -radhiallahuanhum- telah memfatwakannya.

(diambil dari buku “Fatwa-Fatwa Penting Tentang Shalat” oleh: Syaikh Abdul Aziz bin Abdulloh bin Baz, Penerjemah: Abdullah Haidir, Penerbit: Darul Faiziina Lin Nasyr, diketik ulang oleh Abu ‘Utsman Agus Waluyo)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 11, 2012 in Fatwa-Fatwa Ulama

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: